saya sangat setuju dengan istilah tersebut.
semakin kita tua,belom tentu pemikiran dan sikap kita semakin dewasa,sejalan dengan bertambahnya umur kita.
dulu...saat saya masih SMA,saya berfikir,melihat anak kuliahan itu
pada keren-keren
pada dewasa-dewasa
ga kaya anak kecil lagi... dsb
ternyata??mata dan fikiran saya baru terbuka saat saya kuliah
banyak sikap yang saya kecewa dengan teman-teman kuliah saya yang sangat jauh dari harapan saya.
contohnya sifat yang belum dewasa:
1. belom bisa menerima keputusan jika pendapat nya tidak bisa diterima
> masiiiih aja ngotot kekeh merasa pendapatnya paling benar dan paling baik
2. menghalalkan segala cara agar pendapatnya dapat diterima
> tidak jarang yang memprofokasikan teman-temannya agar memihak pendapatnya
3. memaksakan kehendak
> jika pendapatnya tidak diterima,tetep kekeh harus menjalankan pendapat dia
4. belum bisa berlapang dada jika sarannya kalah
> kalo kalah pendapat,marah-marah..suka ngejatohin orang.ujung-ujungnya ga mau ikut sepakat
5. tidak terima (marah) saat di keritik
> padahalkan keritik itu ada untuk membangun agar lebih baik.masih untung dipeduliin....
6. tidak berterus terang jika tidak suka
> sukanya ngedumel di belakang.ngejelek-jelekin di belakang orang
7. tidak mengungkapkan secara jujur jika ada yang tidak disukainya
> di pendem sendiri.tukang curhat jadi jatohnya kaya ngadudomba
8. jika emosi,suka mengumbar STATUS di FB atao TWITTER
> edeeeeeeeh heran euy sama orang kaya gini.ngerasa plong kah saat mereka menulis marah-marah di jejaring sosial seperti itu???ngejelek-jelekin orang lah,ngomong kotor lah..dsb.
"semakin menjelek-jelekan orang lain,itu menujukkan bahwa diri kita lebih buruk daripada orang yang kita jelek-jelekin"
9. tidak berfikir sebelum bertindak
> pada egois.tidak memposisikan diri sebagai orang lain.seenak-enaknya aja
10. suka nya ngotot-ngototan
> sukanya adu argumen.merasa paling paham dan paling pintar,sukanya menjatohkan orang lain agar terlihat lawannya itu bodoh,dan ia merasa MENANG
11. tidak menghargai perbedaan
> ingin golongan dia yang menang dan merasa paling baik.yang lain semuanya SALAH!! perbedaan itu lah yang membuat kita satu dan lebih dewasa.dengan adanya perbedaan,jadikan ajang untuk saling mengenal dan memahami teman-temannya.
masih banyak lagi yang membuat saya kecewa...tidak seperti dengan teman-teman SMA saya.
- yang berterus terang saat tidak suka
> itu cara kami menghargai pertemanan.tidak menjelek-jelekan yang tidak kami suka kepada orang lain.itu cara kami peduli.jika kami sudah tidak peduli dan membiarkan orang itu rusak dalam keterpurukan,maka kami akan diam saja.tidak akan ngomong untuk peduli
- terima keritikan walopun pedes dan bikin nangis
> saat di kritik memang pedas dan apa adanya.tetapi sehabis itu ya sudah selesai.tidak kami masukin kehati,toh tujuannya baik untuk kita
- tidak ada rasa segan jika memberi masukan kepada teman
> kami tidak takut teman kami tersinggung dengan ucapan kami,sebab karena kami sayang dengan teman kami,kami ingin dia tidak terus dalam keadaan terpuruk.malahan jika kami diam saja itu menunjukan kami sudah tidak care lagi.
- sangat menghargai perbedaan
> tidak memaksakan kehendak sendiri.karena kita tau dan paham kalo setiap pemikiran orang tuh berbeda.dan memiliki keyakinan dan komitmen sendiri-sendiri.
gitu deh pokonya......
kalo kata kang setia furqon dalam seminar motivasi:
"orang yang paham dengan mendalam makna dari ukuwah,mereka tidak akan mementingkan ego pribadi dan tujuan pribadi"
tua itu pasti!! dewasa itu pilihan
No comments:
Post a Comment